PATI – Program TNI manunggal membangun desa (TMMD) reguler ke-128 tahun anggaran 2026 Kodim 0718/Pati kembali menjadi sorotan publik.
Kegiatan pasar murah yang digelar di Desa Gunungpanti, Kecamatan Winong, Kabupaten Pati, Rabu (22/4/2026), mendadak diserbu puluhan warga sejak pagi.
Antrean panjang terlihat di lokasi kegiatan. Warga berbondong-bondong datang untuk mendapatkan paket sembako, dengan harga jauh lebih murah dibanding pasaran.
Dalam waktu singkat, sejumlah kebutuhan pokok yang disediakan panitia langsung habis diborong masyarakat.
Fenomena ini menjadi bukti bahwa TMMD tidak hanya dinanti dari pembangunan fisik seperti jalan dan infrastruktur
Namun juga program sosial yang benar-benar dirasakan langsung manfaatnya oleh warga. ditengah fluktuasi harga bahan pokok
Pasar murah dinilai sebagai solusi konkret yang mampu menekan beban pengeluaran rumah tangga.
Kegiatan ini turut dihadiri Plt Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra yang meninjau langsung jalannya pasar murah.
Kehadirannya disambut antusias warga. Beberapa masyarakat bahkan memanfaatkan kesempatan tersebut untuk berfoto bersama.
Komandan Kodim 0718/Pati, Letkol Arm Timotius Yogi, M.Han menyebutkan bahwa pasar murah merupakan bagian penting dari rangkaian TMMD reguler ke-128.
Menurutnya, kegiatan tersebut dirancang untuk membantu meringankan beban masyarakat, sekaligus memperkuat sinergi TNI dengan warga.
“Melalui kegiatan pasar murah ini kami berharap masyarakat dapat terbantu dalam memenuhi kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau,” ujar Komandan Dandim 0718/Pati kepada wartawan
Ia menambahkan, TMMD tidak hanya fokus pembangunan fisik, tetapi juga kegiatan sosial yang bersifat humanis.
Pasar murah pun menjadi simbol kuat gotong royong antara TNI, pemerintah daerah dan masyarakat desa“, pungkasnya.(red)











































