PATI – Semangat toleransi antar umat beragama kembali terlihat nyata di wilayah Kabupaten Pati. Ratusan warga yang melintas di kawasan perempatan jago, tepatnya di depan Hotel New Pemuda
Hal ini menjadi saksi aksi sosial pembagian takjil gratis yang digelar Klenteng Hok Tik Bio Pati bersama Ibuku Bakery, Senin (16/3/2026).
Sebanyak 1.500 paket takjil gratis disiapkan untuk dibagikan kepada masyarakat menjelang waktu berbuka puasa, sekitar pukul 17.00 WIB.
Lokasi yang berada di salah satu titik keramaian di pusat kota Pati, dipilih agar manfaat kegiatan dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat.
Kegiatan sosial ini langsung disambut antusias oleh para pengendara sepeda motor, pengemudi mobil, hingga pejalan kaki yang melintas di kawasan tersebut.
Banyak di antara mereka sudah antri untuk menerima paket takjil gratis yang dibagikan oleh para relawan.
Ketua Umum Gusdurian Pati, Eddy Siswanto yang juga dikenal dengan nama Eddy Kubota menjelaskan bahwa kegiatan berbagi takjil ini merupakan bentuk penghormatan kepada masyarakat yang sedang menjalankan ibadah puasa di bulan suci Ramadan.
Menurutnya, momen menjelang waktu berbuka puasa menjadi waktu yang tepat untuk berbagi kebahagiaan kepada sesama
Terutama bagi masyarakat yang masih berada di perjalanan ketika azan magrib segera tiba.“Kami berbagi takjil ini.
Sebagai bentuk penghormatan kepada saudara-saudara kita yang sedang menjalankan ibadah puasa.
Ini juga menjadi wujud kebersamaan dan kepedulian antar umat beragama,” ujar Eddy Siswanto kepada wartawan.
Dia menambahkan, bahwa kegiatan tersebut tidak hanya sekadar membagikan makanan berbuka puasa.
Lebih dari itu, aksi sosial ini membawa pesan kuat tentang pentingnya toleransi, saling menghormati, dan menjaga persaudaraan di tengah keberagaman masyarakat.
Para relawan dari Klenteng Hok Tik Bio Pati dan Ibuku Bakery tampak sibuk mempersiapkan takjil gratis akan segera dimulai.
Paket-paket takjil disusun rapi, agar proses pembagian dapat berlangsung tertib dan lancar. Tak hanya itu, para relawan juga siaga.
Sejumlah warga menunggu takjil gratis, ia mengaku sangat mengapresiasi kegiatan tersebut.
Mereka menilai aksi sosial seperti ini mampu mempererat hubungan sosial di tengah masyarakat yang majemuk.
Terlebih lagi kegiatan berbagi tersebut dilakukan oleh komunitas lintas latar belakang agama dan budaya.
Semua ini menunjukkan bahwa nilai toleransi di wilayah Kabupaten Pati, masih terjaga dengan baik.
Bagi sebagian warga, kegiatan ini bukan hanya tentang makanan berbuka puasa, tetapi juga tentang pesan kemanusiaan yang disampaikan melalui aksi nyata.
Berbagi takjil gratis, merupakan satu tradisi sosial yang rutin dilakukan berbagai komunitas di wilayah Kabupaten Pati, setiap bulan suci ramadan.
Tradisi ini diharapkan dapat terus memperkuat rasa kebersamaan dan solidaritas di tengah masyarakat.
Melalui kegiatan sederhana seperti pembagian takjil gratis, masyarakat diharapkan semakin memahami bahwa perbedaan
Bukanlah penghalang untuk saling membantu dan berbagi. Dengan adanya kegiatan ini, semangat toleransi dan kebersamaan di tengah masyarakat Kabupaten Pati diharapkan dapat terus terjaga.
Sehingga tercipta kehidupan sosial yang harmonis, dan saling menghormati antar umat beragama.(red)












































