PATI – Dalam kegiatan silaturahmi yang penuh kekeluargaan di ruang pringgitan pendopo kabupaten pati, Kamis malam hingga Jumat (08/05/2026) ini.
Pertemuan tersebut menjadi momentum penting untuk memperkokoh sinergi lintas sektor, terutama dalam mendukung percepatan pembangunan desa
Melalui program TNI manunggal membangun desa (TMMD). kebersamaan yang tercipta menggambarkan soliditas antara unsur pemerintah daerah, TNI, Polri, DPRD, serta instansi terkait
Untuk mengawal program strategis yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat pedesaan.
Acara ini disambut baik oleh Plt. Bupati Pati Risma Ardhi Candra, Ketua Tim Wasev Brigjen TNI Franky Jan Hardy Watuseke, S.Sos., pejabat dari jajaran TNI dan Polri, perwakilan DPRD, serta stakeholder lainnya.
Plt. Bupati Pati, Risma Ardhi Candra mengungkapkan rasa terima kasih dan apresiasi atas perhatian TNI melalui pelaksanaan TMMD yang selama ini.
Dinilai memberi dampak signifikan bagi kemajuan desa–desa di wilayah kabupaten pati. Ia menilai TMMD bukan hanya sekadar pembangunan fisik
Namun juga menjadi sarana membangun semangat kebersamaan, dan gotong royong di tengah masyarakat.
“TMMD telah membantu mempercepat pembangunan infrastruktur desa serta menghadirkan berbagai kegiatan sosial yang bermanfaat langsung bagi warga.
Semangat gotong royong yang menjadi roh TMMD ini harus terus dijaga,” ungkapnya.
Menurut Chandra, program TMMD menjadi simbol nyata bahwa pembangunan tidak bisa berjalan sendiri.
Kolaborasi antara pemerintah, aparat keamanan, serta masyarakat adalah kunci untuk mencapai kesejahteraan bersama”, lanjut Plt Bupati Pati.
Brigjen TNI Franky Jan Hardy Watuseke menyampaikan bahwa kegiatan Wasev memiliki peran penting, untuk memastikan seluruh program berjalan sesuai rencana dan memberikan hasil yang optimal.
Evaluasi bukan hanya sebatas kelengkapan laporan, melainkan memastikan kegiatan benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat.
Maka dalam pelaksanaan TMMD di wilayah kabupaten pati berjalan baik, termasuk adanya inovasi kegiatan nonfisik yang mendukung ketahanan pangan masyarakat.
Salah satu yang menjadi perhatian adalah pemanfaatan mikroba, sebagai langkah strategis untuk meningkatkan produktivitas pertanian dan memperkuat kemandirian desa.
Brigjen Franky berharap, sinergi yang terbangun antara seluruh pihak dapat terus diperkuat, hingga akhir pelaksanaan TMMD ke 128.
Kunjungan tim pengawasan dan evaluasi (Wasev) TMMD reguler ke 128 ini, menurutnya, memperkuat hubungan emosional antara TNI dan rakyat.
Dengan kebersamaan yang terjalin di pendopo pati, hari ini komitmen membangun desa semakin diwujudkan melalui persatuan seluruh elemen bangsa.(red)














































