PATI I Memasuki awal Ramadan, harga sejumlah kebutuhan pokok di pasar tradisional Kabupaten Pati mulai merangkak naik.
Komoditas telur ayam ras dan berbagai jenis cabai, tercatat mengalami kenaikan cukup signifikan pada Sabtu (21/02/26).
Harga telur ayam ras yang sebelumnya Rp30.000 per kilogram, kini naik menjadi Rp32.000 atau meningkat sekitar 6,25 persen.
Sementara itu, harga cabai juga ikut terkerek. Cabai merah keriting naik dari Rp34.000 menjadi Rp40.000 per kilogram.
Cabai merah besar teropong dari Rp45.000 menjadi Rp50.000. Cabai rawit merah melonjak dari Rp85.000 menjadi Rp95.000 per kilogram.
Namun berbeda dengan jenis lainnya, cabai rawit hijau justru mengalami penurunan harga dari Rp65.000 menjadi Rp42.000 per kilogram.
Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagperin) Kabupaten Pati, Bhakti Juniar Isrony mengatakan, kenaikan harga ini dipengaruhi beberapa faktor.
“Antara lain karena iklim, produksi dan distribusi,” ujar Bhakti Juniar Isrony kepada wartawan
Meski terjadi kenaikan, ia memastikan harga masih dalam batas wajar dan relatif terkendali. Menurutnya, daya beli masyarakat masih stabil dan tidak terdampak signifikan.
Untuk mengantisipasi lonjakan harga lebih lanjut selama Ramadan, Disdagperin Pati berencana menggelar pasar murah
Guna kedepan membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok, dengan harga terjangkau.
Komoditas lain seperti bawang putih kating Rp35.000, bawang bombay Rp35.000, daging sapi murni Rp120.000, daging ayam broiler Rp40.000, ayam kampung Rp70.000, serta minyak goreng kemasan Rp20.000 per liter masih relatif stabil.
Begitu pula gula pasir medium Rp17.000 per kilogram dan beras IR-64 premium Rp14.500.
Disdagperin memastikan stok aman dan distribusi berjalan lancar, menjelang puncak kebutuhan ramadan“, tutur Bhakti Juniar Isrony.(red)










































