PATI, MEDIAGROUPCYBER.COM I Kondisi memprihatinkan bangunan SDN Sambirejo, Kecamatan Tlogowungu, Kabupaten Pati, Jawa Tengah, menuai kecaman luas dari masyarakat
Setelah viral di media sosial. Sekolah tersebut dilaporkan mengalami kerusakan berat sejak dua tahun terakhir, namun belum juga mendapatkan penanganan dari pihak berwenang.
Ketua Umum Rumah Perlindungan Perempuan dan Anak Indonesia (RPPAI), Agus Kliwir menyatakan keprihatinan mendalam atas kondisi tersebut.
Menurutnya, pembiaran terhadap fasilitas pendidikan yang rusak mencederai tanggung jawab negara terhadap dunia pendidikan.
“Kerusakan ini bukan sekadar persoalan teknis, tapi soal keberpihakan terhadap masa depan anak–anak bangsa,” ujar Agus Kliwir dihadapan wartawan, Kamis (15/1/26).
Ia mengungkapkan, ruang kelas yang tidak layak pakai, atap bocor, dan sarana belajar yang minim berpotensi membahayakan keselamatan siswa.
Banyak orang tua siswa mengaku khawatir anak–anak mereka belajar, dalam kondisi yang tidak aman.
Mereka berharap pemerintah segera bertindak, sebelum terjadi hal yang tidak diinginkan. Agus Kliwir mendesak pemerintah pusat melalui Kementerian Pendidikan serta pemerintah daerah
Untuk segera melakukan inspeksi lapangan dan mempercepat proses perbaikan, tanpa alasan birokrasi yang berlarut-larut.
“Jangan saling lempar tanggungjawab. Ini persoalan serius yang membutuhkan kepedulian dan keberanian pemimpin daerah,” tegasnya.
RPPAI memastikan akan terus mengawal persoalan ini sampai ada keputusan dan tindakan konkret di lapangan.
Sampai berita ini diterbitkan, pihak Dinas Pendidikan Kabupaten Pati, DPRD Pati, maupun Bupati Pati belum memberikan tanggapan resmi.(red)











































