PATI – Momentum Ramadan 1447 Hijriah menjadi panggung silaturahmi hangat antara Pemerintah Kabupaten Pati dan insan pers.
Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra sore ini menggelar buka puasa bersama wartawan se-Kabupaten Pati, Rabu (4/3/2026).
Suasana berbeda terasa sejak sore hari. Puluhan jurnalis dari media cetak, online, hingga elektronik tampak memadati lokasi acara di wilayah stadion joyokusumo.
Tidak ada jarak protokoler yang kaku. Risma justru menyapa satu per satu wartawan, berbincang santai, bahkan bercanda ringan sebelum azan Magrib berkumandang.
Momen ini menjadi sorotan, karena dinilai sebagai langkah langka. Dalam beberapa tahun terakhir, belum pernah ada pimpinan daerah
Yang secara khusus mengundang wartawan untuk duduk bersama, dalam suasana nonformal di bulan suci ramadan.
Pers adalah mitra strategis pemerintah. Ia media bukan sekadar penyampai informasi, tetapi juga pengontrol kebijakan, agar pembangunan berjalan transparan.
“Saya ingin komunikasi yang sehat dan terbuka. Pemerintah tidak bisa berjalan sendiri, tanpa kontrol dan masukan dari teman-teman media,” ujar Plt Bupati Pati kepada wartawan
Pernyataan itu disambut positif baik oleh para pewarta. Ketua Koordinator SMSI Eks Karesidenan Pati, Agus Kliwir menyebut suasana kebersamaan seperti ini jarang terjadi.
“Baru kali ini, kami merasa benar-benar dirangkul. Biasanya hubungan hanya sebatas formalitas,” imbuh Agus Kliwir.
Dialog santai pun mengalir membahas isu pembangunan daerah, pelayanan publik, hingga keterbukaan informasi.
Risma bahkan membuka ruang kritik secara langsung, dan meminta wartawan tidak segan menyampaikan evaluasi.
Suasana semakin hangat saat waktu berbuka tiba. Plt Bupati duduk sejajar bersama wartawan menikmati hidangan sederhana.
Kebersamaan itu menjadi simbol kedekatan pemimpin dan penyampai aspirasi publik. Kapolresta Pati, Kombes Pol. Jaka Wahyudi turut hadir di momen buka bersama
Maka pentingnya sinergi pemerintah, pers dan aparat keamanan, dalam menjaga stabilitas daerah.
“Pemerintah, pers dan TNI–Polri harus berjalan berdampingan, demi Pati yang lebih maju dan transparan,” katanya.
Buka puasa ini dinilai bukan sekadar seremoni ramadan, tetapi awal komunikasi yang lebih intens dan terbuka antara Pemkab Pati dan insan pers.(red)










































