REMBANG, MEDIAGROUPCYBER.COM I Menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru, Kapolres Rembang, AKBP Dhanang Bagus Anggoro mengajak masyarakat untuk merayakan pergantian tahun secara bijak dan penuh kepedulian
Salah satu yang ditekankan adalah tidak menyalahgunakan kembang api, secara berlebihan.
Menurut Kapolres Rembang, penggunaan kembang api yang tidak terkendali berpotensi menimbulkan gangguan ketertiban umum serta risiko keselamatan.
Selain itu, sikap berlebihan dinilai kurang mencerminkan empati sosial, mengingat masih banyak masyarakat di berbagai daerah yang terdampak bencana alam.
“Perayaan Nataru sebaiknya dimaknai dengan rasa syukur, sederhana, dan penuh empati. Kita harus peduli dengan kondisi saudara-saudara kita yang masih berjuang akibat bencana,” ujar AKBP Dhanang Bagus Anggoro, Selasa (23/12/2025).
Ia menyebutkan, sejumlah wilayah seperti Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, hingga Tegal masih melakukan pemulihan pasca bencana.
Kondisi tersebut menjadi alasan penting bagi masyarakat, untuk tidak larut dalam euforia berlebihan saat merayakan Tahun Baru.
Imbauan itu disampaikan Kapolres Rembang usai melakukan pengecekan Pos PAM Nataru di Alun-alun Rembang dan Pos PAM Lasem.
Dalam kegiatan tersebut, ia memastikan kesiapan personel pengamanan, kelengkapan fasilitas, serta sistem pelayanan kepada masyarakat.
AKBP Dhanang Bagus Anggoro juga memberikan arahan, agar petugas tetap waspada terhadap potensi gangguan keamanan serta mengedepankan pelayanan yang humanis, ramah, dan responsif.
“Petugas harus selalu siaga, menjaga kesehatan, dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, agar suasana Nataru berjalan aman dan nyaman,” tambah Kapolres Rembang, AKBP Dhanang Bagus Anggoro.
Polres Rembang, lanjutnya, berkomitmen menjaga situasi kamtibmas selama libur Nataru. Ia pun mengajak masyarakat
Untuk turut berperan aktif, dalam menjaga keamanan lingkungan, demi terciptanya suasana yang kondusif.(red)














































